Siapa yang tidak kenal Oprah Winfrey? Saya salut sekali sama tokoh suksessatu ini. Pembawa talkshow termahal, terkaya di dunia ini, berhasil suksesbesar dari sebuah latar belakang yang tidak bagus. Namun ia berhasilmelaluinya, malah menjadi sukses besar. Di kala beberapa orang mengeluhkankondisi latar belakang, kondisi diri sekarang yang mungkin kurang atautidak bagus, padahal keadaan depan tidak tergantung pada sekarang, karenakeadaan bisa diubah. Berikut kisah sukses yang saya ambil dari blog temansaya, Pak Billy.
Bermodal keberanian “Menjadi Diri Sendiri”, Oprah menjadi presenter palingpopuler di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalahForbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara “The OprahWinfrey Show” telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.
TAHUKAH ANDA?
Lahir di Mississisipi dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah GailWinfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedangibunya seorang pembantu rumahtangga. Karena keduanya berpisah maka Oprahkecil pun diasuh oleh neneknya di dilingkungan yang kumuh dan sangatmiskin. Luarbiasanya, di usia 3 tahun Oprah telah dapat membaca Injildengan keras. “Membaca adalah gerai untuk mengenal dunia” katanya dalamsuatu wawancaranya.
Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa olehsaudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Diusia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan hamil dan melahirkan, namunbayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.
Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnyamendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia diwajibkan membacabuku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namunkelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagaiwanita yang tegar, percaya diri dan berdisiplin tinggi.
Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakilsiswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun di dapat saat memasukijenjang perguruan tinggi. Oprah pernah memenangkan kontes kecantikan, dansaat itulah pertama kali dia menjadi sorotan publik..
Karirnya dimulai sebagai penyiar radio lokal saat di bangku SMA. Karir didunia TV di bangun diusia 19 tahun. Dia menjadi wanita negro pertama dantermuda sebagai pembaca berita stasiun TV lokal tersebut.
Oprah memulaidebut talkshow TVnya dalam acara People Are Talking. Dan keputusannyauntuk pindah ke Chicago lah yang akhirnya membawa Oprah ke puncakkarirnya. The Oprah Winfrey Show menjadi acara talkshow dengan ratingtertinggi berskala nasional yang pernah ada dalam sejarah pertelevisian diAmerika. Sungguh luar biasa!
Latar belakang kehidupannya yang miskin, rawan kejahatan dan diskriminatifmengusik hatinya untuk berupaya membantu sesama.Tayangan acaranya di telivisi selalu sarat dengan nilai kemanusiaan,moralitas dan pendidikan. Oprah sadar, bila dia bisa mengajak seluruhpemirsa telivisi, maka bersama, akan mudah mewujudkan segala impiannyademi membantu mereka yang tertindas.
Oprah juga dikenal dengan kedermawanannya. Berbagai yayasan telahdisantuni, antara lain, rumah sakit dan lembaga riset penderita AIDs,berbagai sekolah, penderita ketergantungan, penderita cacat dan banyaklagi.
Dan yang terakhir, pada 2 januari 2007 lalu, Oprah menghadiri peresmiansekolah khusus anak-anak perempuan di kota Henley-on-Klip, di luarJohannesburg, Afrika selatan, yang didirikannya bersama dengan pemirsaacara televisinya. Oprah menyisihkan 20 juta pounsterling ( 1 pons kira2rp. 17.000,- )atau 340 milyiar rupiah dari kekayaannya. “Dengan memberipendidikan yang baik bagi anak2 perempuan ini, kita akan memulai mengubahbangsa ini” ujarnya berharap.
Kisah Oprah Winfrey ialah kisah seorang anak manusia yang tidak maumeratapi nasib. Dia berjuang keras untuk keberhasilan hidupnya, dan diaberhasil. Dia punya mental baja dan mampu mengubah nasib, dari kehidupannestapa menjadi manusia sukses yang punya karakter. Semangat perjuangannyapantas kita teladani.
Jumat, 13 Maret 2009
RENUNGAN
Ternyata hidup bijak itu sederhana…
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?”Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.”. Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja"
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.
Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?”Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.”. Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja"
RENUNGAN
EMPAT LILIN
Ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata : ” Aku adalah Damai. Namun manusia tak mampu menjagaku :maka lebih baik aku mematikan diriku saja !”Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin padam.
Yang kedua berkata : “Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran ketiga berbicara :” Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna.Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya. ”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga….seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata :” Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan !”Lalu ia menangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : ” Jangan takut, janganlah menangis,selama aku masih ada dan tetap menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan
ketiga Lilin lainnya : ” Akulah HARAPAN ”Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakankembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita.Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalamsituasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya !
Ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit lilin tersebut habis meleleh dan suasana terasa begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata : ” Aku adalah Damai. Namun manusia tak mampu menjagaku :maka lebih baik aku mematikan diriku saja !”Demikianlah sedikit demi sedikit sang Lilin padam.
Yang kedua berkata : “Aku adalah Iman. Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.
Dengan sedih giliran ketiga berbicara :” Aku adalah Cinta. Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan menganggapku berguna.Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya. ”
Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.
Tanpa terduga….seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata :” Ekh, apa yang terjadi ? Kalian harus tetap menyala, aku takut akan kegelapan !”Lalu ia menangis tersedu-sedu.
Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata : ” Jangan takut, janganlah menangis,selama aku masih ada dan tetap menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan
ketiga Lilin lainnya : ” Akulah HARAPAN ”Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakankembali ketiga Lilin lainnya.
Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN. Harapan yang ada dalam hati kita.Dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat seperti anak tersebut, yang dalamsituasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya !
RENUNGAN
HATI SEORANG AYAH
Suatu ketika ada seorang anak perempuan yg bertanya kepada ayahnya,tatkala tanpa sengaja ia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut,dengan badanya yang mulai membungkuk, disertai suara batuknya ayahnya khas.
Anak perempuan itu bertanya kepada ayahnya, : “ayah, kenapa wajah ayah kian berkerut dan badan ayah kian hari kiat membungkuk???”
demikian pertanyaannya ketika ayahnya sedang santai di beranda,Si ayah menjawab ” Karena aku lelaki “
Anak perempuan itu berkata sendirian ” aku tidak mengerti”dengan berkerut kening karena jawaban ayahnya membuat hatinya bingung dan ga mengerti.
Ayah hanya tersenyum, dipeluk dan dibelainya rambut anaknya sambilmenepuk bahunya dan berkata “Anakku kamu memang belum mengertitentang lelaki “. Demikian bisik sang ayah yang membuatanaknya bertambah bingung.
Karena perasaan ingin tahu dan ia mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibunya “Ibu, mengapa wajah ayah kian berkerut dan badan ayah kian hari kian membungkuk? dan sepertinya ayah mengalami demikian tanpa ada keluhan atau rasa sakit ???”
Ibunya menjawab “Anakku, jika memang seorang lelaki bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian “.
Hanya itu jawaban si ibu dan anak itu pun kemudian tumbuh dan menjadi dewasa, tapi ia tetap masih mencari-cari jawaban, kenapa wajah ayahnya yang tampan berubah menjadi berkerut dan badannyamembungkuk??
Hingga suatu malam ia bermimpi, dan didalam mimpinya ia seolah-olah mendengar suara yg lembut dan kata-katanya terdengar dengan jelas,itu ternyata rangkaian jawaban pertannyaannya selama ini yang selalu ia cari.
“Saat kuciptakan lelaki, AKU membuatnya sebagai pemimpin keluarga,serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga tersebut, dan ia senantiasa akan berusaha menahan setiap ujungnya agar keluarganya senantiasa merasa aman, teduh dan terlindungi.”
“Kuciptakan bahunya yg kuat dan berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat untuk melindungi seluruh keluarganya.”
“Kuberi kemauan kepadanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi ygberasal dari titisan keringatnya sendiri yang halal dan bersih,walaupun seringkali ia mendapat cercaan dari anak-anaknya,”
“Kuberikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya ia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya ia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan terhembus angin, ia relakan tenaga perkasanya demi keluarganya dan yang selalu dia ingat adalah disaat semua keluarganya menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil jerih payahnya.”
“Kuberikan kesabaran,ketekunan dan dan kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa ada keluh kesah. walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan seringkali menerpanya.”
“Kuberikan perasaan kuat dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun, walaupun tidak jarang anak-anaknya melukai perasaannya dan hatinya.”
“Padahal perasaannya itu pulalah yang telah memberikan rasa aman disaat anak-anaknya tertidur lelap, serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anaknya agar selalu saling mengasihi dan menyayangi sesama saudara.”
“Kuberikan kebijaksanaan dan kemampuan kepadanya untuk memberikan pengertian dan kesadaran kepada anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang,bahkan seringkali ditentang dan ditolak oleh anak-anaknya.”
“Kuberikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran bahwa istri yang baik adalah istri yang setia terhadap suaminya, istri yang baik adalah istri yang selalu menemani dan bersama-sama menjalani perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada istri,agar tetap berdiri, bertahan,sepadan dan saling melengkapi dan saling mengasihi.”
“Kuberikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahwa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang bungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai lelaki yang bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga dan segenap perasaannya,kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya.”
“Kuberikan kepada lelaki tanggung jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan sebaik-baiknya, dan hanya inilah kelebihan yang hanya dimiliki oleh lelaki.walaupun sebenarnya amanah ini adalah di dunia dan di akhirat.”
Terkejut anak dari tidurnya dan segera ia berlari, berlutut danberdo’a hingga menjelang subuh,setelah itu ia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika ayahnya berdiri si anak menggenggam dan mencium telapak tangan ayahnya.“AKU MENDENGAR DAN MERASAKAN BEBANMU, AYAH”
Bila ayah masih hidup jangan sia-siakan membuat hatinya tersenyum dan gembira,Bila ayah telah tiada jangan putuskan tali silaturahim yangtelah dirintisnya, dan do’akan agar TUHAN selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya.
Suatu ketika ada seorang anak perempuan yg bertanya kepada ayahnya,tatkala tanpa sengaja ia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut,dengan badanya yang mulai membungkuk, disertai suara batuknya ayahnya khas.
Anak perempuan itu bertanya kepada ayahnya, : “ayah, kenapa wajah ayah kian berkerut dan badan ayah kian hari kiat membungkuk???”
demikian pertanyaannya ketika ayahnya sedang santai di beranda,Si ayah menjawab ” Karena aku lelaki “
Anak perempuan itu berkata sendirian ” aku tidak mengerti”dengan berkerut kening karena jawaban ayahnya membuat hatinya bingung dan ga mengerti.
Ayah hanya tersenyum, dipeluk dan dibelainya rambut anaknya sambilmenepuk bahunya dan berkata “Anakku kamu memang belum mengertitentang lelaki “. Demikian bisik sang ayah yang membuatanaknya bertambah bingung.
Karena perasaan ingin tahu dan ia mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibunya “Ibu, mengapa wajah ayah kian berkerut dan badan ayah kian hari kian membungkuk? dan sepertinya ayah mengalami demikian tanpa ada keluhan atau rasa sakit ???”
Ibunya menjawab “Anakku, jika memang seorang lelaki bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian “.
Hanya itu jawaban si ibu dan anak itu pun kemudian tumbuh dan menjadi dewasa, tapi ia tetap masih mencari-cari jawaban, kenapa wajah ayahnya yang tampan berubah menjadi berkerut dan badannyamembungkuk??
Hingga suatu malam ia bermimpi, dan didalam mimpinya ia seolah-olah mendengar suara yg lembut dan kata-katanya terdengar dengan jelas,itu ternyata rangkaian jawaban pertannyaannya selama ini yang selalu ia cari.
“Saat kuciptakan lelaki, AKU membuatnya sebagai pemimpin keluarga,serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga tersebut, dan ia senantiasa akan berusaha menahan setiap ujungnya agar keluarganya senantiasa merasa aman, teduh dan terlindungi.”
“Kuciptakan bahunya yg kuat dan berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat untuk melindungi seluruh keluarganya.”
“Kuberi kemauan kepadanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi ygberasal dari titisan keringatnya sendiri yang halal dan bersih,walaupun seringkali ia mendapat cercaan dari anak-anaknya,”
“Kuberikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya ia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya ia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan terhembus angin, ia relakan tenaga perkasanya demi keluarganya dan yang selalu dia ingat adalah disaat semua keluarganya menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil jerih payahnya.”
“Kuberikan kesabaran,ketekunan dan dan kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa ada keluh kesah. walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan seringkali menerpanya.”
“Kuberikan perasaan kuat dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun, walaupun tidak jarang anak-anaknya melukai perasaannya dan hatinya.”
“Padahal perasaannya itu pulalah yang telah memberikan rasa aman disaat anak-anaknya tertidur lelap, serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anaknya agar selalu saling mengasihi dan menyayangi sesama saudara.”
“Kuberikan kebijaksanaan dan kemampuan kepadanya untuk memberikan pengertian dan kesadaran kepada anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang,bahkan seringkali ditentang dan ditolak oleh anak-anaknya.”
“Kuberikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran bahwa istri yang baik adalah istri yang setia terhadap suaminya, istri yang baik adalah istri yang selalu menemani dan bersama-sama menjalani perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada istri,agar tetap berdiri, bertahan,sepadan dan saling melengkapi dan saling mengasihi.”
“Kuberikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahwa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang bungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai lelaki yang bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga dan segenap perasaannya,kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya.”
“Kuberikan kepada lelaki tanggung jawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga, agar dapat dipergunakan sebaik-baiknya, dan hanya inilah kelebihan yang hanya dimiliki oleh lelaki.walaupun sebenarnya amanah ini adalah di dunia dan di akhirat.”
Terkejut anak dari tidurnya dan segera ia berlari, berlutut danberdo’a hingga menjelang subuh,setelah itu ia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika ayahnya berdiri si anak menggenggam dan mencium telapak tangan ayahnya.“AKU MENDENGAR DAN MERASAKAN BEBANMU, AYAH”
Bila ayah masih hidup jangan sia-siakan membuat hatinya tersenyum dan gembira,Bila ayah telah tiada jangan putuskan tali silaturahim yangtelah dirintisnya, dan do’akan agar TUHAN selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya.
KUMPULAN PUISI KAHLIL GIBRAN
Perihal Cinta-Kahlil Gibran
Lalu berkatalah Almitra,
Bicaralah pada kami perihal Cinta.
Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka.
Dan dengan suara lantang dia berkata:
"Pabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,Walau jalannya sukar dan curam..........
Dan pabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya.Walau pedang tersembunyi di antara hujung-hujung sayapnya bisa melukaimu".
Dan kalau dia berbicara padamu percayalah padanya....
Walau suaranya bisa menggetar mimpi-mimpimu bagai angin utara membinasakan taman...
Kerana sebagaimana cinta memahkotai engkau,demikian pula dia akan menghukummu...
Sebagaimana dia ada untuk menyuburkanmu,demikian pula dia ada untuk mencantasmu......
Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-ranting lembutmu yang bergetar dalam cahaya matahari....
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan menggegarkannya di dalam pautanmu pada bumi....
Laksana selonggok jagung dia menghimpun engkau pada dirinya....
Dia menghempuk engkau hingga kau telanjangDia mengasing-asingkan kau demi membebaskan engkau dari kulitmu....
Dia menggosok-gosok engkau sampai putih bersih........
Dia meramas engkau hingga kau menjadi lembut;Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya sehingga engkau bisa menjadi hidangan suci untuk pesta kudus Tuhan.....
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,supaya bisa kau fahami rahsia hatimu,dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan......
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu untuk menutupi tubuhmu dan melangkah keluar dari lantai-penebah cinta.........
Memasuki dunia tanpa musim tempat kau dapat tertawa.......,
tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.....
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa-apa pun kecuali dari dirinya sendiri.........
Cinta tiada memiliki,pun tiada ingin dimiliki;Kerana cinta telah cukup bagi cinta......
Pabila kau mencintai, kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan.........
“Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta,pabila dia menilaimu memang pantas,mengarahkan jalanmu..........
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya...
Namun pabila kau mencintai dan memerlukan keghairahan,biarlah ini menjadi keghairahanmu:Luluhkan dirimu dan mengalirlah bagaikan anak sungai,yang menyanyikan alunannnya bagai sang malam.....
Kenalilah penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.Rasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tentang cinta.....
Dan menitiskan darah dengan ikhlas dan gembira.........
Terjaga di kala fajar dengan hati berawangan dan mensyukuri hari baru penuh cahaya kasih;Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;Dan kemudian tidur bersama doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sekuntum nyanyian puji-pujian pada bibirmu.........
Lalu berkatalah Almitra,
Bicaralah pada kami perihal Cinta.
Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu, dan keheningan menguasai mereka.
Dan dengan suara lantang dia berkata:
"Pabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,Walau jalannya sukar dan curam..........
Dan pabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya.Walau pedang tersembunyi di antara hujung-hujung sayapnya bisa melukaimu".
Dan kalau dia berbicara padamu percayalah padanya....
Walau suaranya bisa menggetar mimpi-mimpimu bagai angin utara membinasakan taman...
Kerana sebagaimana cinta memahkotai engkau,demikian pula dia akan menghukummu...
Sebagaimana dia ada untuk menyuburkanmu,demikian pula dia ada untuk mencantasmu......
Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-ranting lembutmu yang bergetar dalam cahaya matahari....
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan menggegarkannya di dalam pautanmu pada bumi....
Laksana selonggok jagung dia menghimpun engkau pada dirinya....
Dia menghempuk engkau hingga kau telanjangDia mengasing-asingkan kau demi membebaskan engkau dari kulitmu....
Dia menggosok-gosok engkau sampai putih bersih........
Dia meramas engkau hingga kau menjadi lembut;Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya sehingga engkau bisa menjadi hidangan suci untuk pesta kudus Tuhan.....
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,supaya bisa kau fahami rahsia hatimu,dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan......
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu untuk menutupi tubuhmu dan melangkah keluar dari lantai-penebah cinta.........
Memasuki dunia tanpa musim tempat kau dapat tertawa.......,
tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.....
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa-apa pun kecuali dari dirinya sendiri.........
Cinta tiada memiliki,pun tiada ingin dimiliki;Kerana cinta telah cukup bagi cinta......
Pabila kau mencintai, kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan.........
“Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta,pabila dia menilaimu memang pantas,mengarahkan jalanmu..........
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya...
Namun pabila kau mencintai dan memerlukan keghairahan,biarlah ini menjadi keghairahanmu:Luluhkan dirimu dan mengalirlah bagaikan anak sungai,yang menyanyikan alunannnya bagai sang malam.....
Kenalilah penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.Rasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tentang cinta.....
Dan menitiskan darah dengan ikhlas dan gembira.........
Terjaga di kala fajar dengan hati berawangan dan mensyukuri hari baru penuh cahaya kasih;Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;Dan kemudian tidur bersama doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sekuntum nyanyian puji-pujian pada bibirmu.........
Langganan:
Postingan (Atom)
